Kisah Emak

Haaiii...Apa kabar?

Diah SA

Blog ini berawal dari seringnya kerabat dan teman-teman saya  minta resep masakan atau hidangan. Kadang lucu juga, aslinya sering dapat dari mereka, eh.. malah minta balik, gimana ini? Ternyata rata-rata berkomentar, "Bikinan kamu rasanya lebih enak!"; "Kamu tambahin apa?"

Biasanya, saya ketik resep dan kirim via SMS. Lama kelamaan capek juga, mana lagi suami dan anak-anak suka ngedumel kalau saya lagi konsentrasi pencet-pencet keypad handphone. Kata mereka, "Kita mau makan jam berapa?.."

Belakangan hari baru sadar, teknologi internet membuat segalanya jadi mudah. Lantas saya minta suami bikinin blog. Jadi, setiap ada yang minta resep atau cara membuatnya, gampang kan urusannya?.. tinggal surfing sendiri.

Timbul pertanyaan, "Kasih judul apa ya?.." Nah,.. komentar di paragraf pertama bisa jadi inspirasi. Resep makanan bisa sama, cara meraciknya belum tentu, toh? Lantas, suami dan anak-anak sering ngedumel karena pengennya, setiap makan ada menu bikinan saya. Anak-anak, terutama, sering berkomentar, "Uhh.. enakan buatan mommy!", setiap mencicipi masakan dari luar rumah.

Paduan penggalan kalimat "cara meraciknya" dan "buatan mommy", biar enak ngucapin dan nempel di ingatan, maka jadilah RACIKAN EMAK.

Jika Anda menyukai Racikan Emak, alangkah baiknya kasih komentar dan bagi ke teman-teman. Jika dirasa ada yang tidak pas, silahkan koreksi di kolom komentar. Terima kasih!

Selalu Gemericik di lidah, Cuy!..

Terbaru!

Terhitung 26 August 2013, logo Racikan Emak berubah menjadi, "l'emak" - racikan emak. Terima kasih.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas komentar Anda :)